روى ابن حبان ، والبخاري في "التاريخ الكبير"
(2907) ، والبزار (2793) عن حذيفة رضي الله عنه قال : قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( إِنَّ مَا أَتَخَوَّفُ
عَلَيْكُمْ رَجُلٌ قَرَأَ الْقُرْآنَ حَتَّى إِذَا رُئِيَتْ بَهْجَتُهُ
عَلَيْهِ ، وَكَانَ رِدْئًا لِلْإِسْلَامِ ، غَيَّرَهُ إِلَى مَا شَاءَ
اللَّهُ ، فَانْسَلَخَ مِنْهُ وَنَبَذَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ ، وَسَعَى عَلَى
جَارِهِ بِالسَّيْفِ ، وَرَمَاهُ بِالشِّرْكِ ) ، قَالَ: قُلْتُ: يَا
نَبِيَّ اللَّهِ، أَيُّهُمَا أَوْلَى بِالشِّرْكِ، الْمَرْمِيُّ أَمِ الرَّامِي؟ قَالَ: ( بَلِ الرَّامِي )" .
●قال ابن كثير رحمه الله :" إِسْنَادٌ جَيِّدٌ " و أخرجه البزار في مسنده
بلفظ قريب، والطبراني في الكبير والصغير بنحوه، وابن أبي عاصم في السنة.
Dari sahabat Hudzaifah bahwa Rasulullaah bersabda :
"Sesungguhnya termasuk hal yang paling aku khawatirkan akan kalian adalah orang yg pandai membaca Al Quran hingga nampak padanya pesona al Quran tersebut dan dia termasuk orang yang tampil membela ajaran islam namun tanpa dia sadari dia telah merubah kandungannya hingga masya Allah dan maka lepaslah al Quran itu dari jiwanya(tanpa dia sadari) dia telah mencampakkannya ke belakang punggungnya, lalu dia mulai memusuhi tetangganya dgn pedang (krn tidak sefaham siapapun dimusuhinya) dan selalu mudah menuduhnya dgn tuduhan SYIRIK". Sahabat Hudzaifah berkata "ya Rasulullaah (sebenarnya) siapakah diantara mereka yg lbh dekat dengan kesyirikan, Yang menuduh atau yang dituduh?" Rasul menjawab "Justru yang menuduh".

0 komentar:
Posting Komentar